Rabu, 10 Juni 2009

Harga Yang Mahal Untuk Sebuah Kejujuran

Melewati beberapa masa untuk sebuah pembelajaran berharga, makin memantapkan hati kami.

Mendengar...

Membuka hati...

Menelaah...

Melihat dari sudut pandang yang berbada..

Memahami...

hingga kemudian bisa

Menerima...


Belajar untuk memahami dan menerima segala kekurangan satu sama lain akan membuat kita lebih mudah memahami setiap kondisi dan peristiwa. Hingga nanti kelebihan2nya akan jadi kejutan-kejutan menyenangkan.

Akan menjadi PR aku dan dia kedepannya untuk belajar jujur pada diri sendiri, agar orang lain dapat benar2 melihat kita yang sebenarnya. Jadi, seseorang akan bisa memutuskan secepatnya apakah pasangannya itu bisa dijadikannya tempat berbagi atau hanya teman sekilas lalu, atau justru menjadi rivalnya....

Ternyata kejujuran itu memang mahal harganya. Tidak semua orang punya jiwa pemberani untuk jujur, dan tidak semua orang punya jiwa ksatria untuk memaafkan...

Kini, aku merasa lebih tenang berjalan bersamanya. Kami sudah melewati beberapa tikungan yang berbeda, namun kita masih bisa bertemu disuatu ujung persimpangan yang sama.

Trimakasih Tuhan, trimakasih cinta...

Jumat, 05 Juni 2009

He's Back...

He really back.
Back from Bali, and back to his common life.
Glad to know that.

He is my dear that i knew before...

Welcome back Dear...


Bener kata syair lagu itu, Badai pasti berlalu. Ujan udah berganti musim, badai pu udah reda. Kini tanah makin subur dan tanaman2 diatas tanah ini tumbuh makin sehat.

Senang sekali melihatnya bisa tertawa lagi.

Senin, 25 Mei 2009

When all the tears have dried



I trusted every morning sun that taught me how to rise
To stretch beyond the darkest nights and reach the open skies
Perhaps I shouldn't trust so much,
Should learn to close my eyes.
The sun still sets on wooden bars
The bird that never flies.

But if I turn away from what I've started
Then will I always wish that I had tried
By breaking free will I be broken-hearted
What will I see when all the tears have dried.

I know how much it means to him,
It means the same to me.
But if I keep him from his dreams,
What will the ending be?
Perhaps it's time to step aside and lose my only chance
It's always men who play the tune
while girls can only dance.

But if I turn away from what I've started
Then will I always wish that I had tried
By breaking free will I be broken-hearted
What will I see when all the tears have dried.

Is this the price i have to pay for winning
I never thought that i could hurt his pride
This shouldn't be an end but my beginning
What will i see when all the tears have dried

But if I turn away from what I've started
Then will I always wish that I had tried
By breaking free will I be broken-hearted
What will I see when all the tears have dried

Jumat, 22 Mei 2009

Quality Time

Wah curang nih si cerita sedih, mentang2 dapet ijin untuk eksis, dia jadi nampang mulu di beberapa postingan terakhir. heheh.. Kali ini kita ga usah sedih2an lagi deh, tapi jangan juga terlalu senag agar tak jadi besar kepala nantinya.

Ternyata bulan ini banyak sekali cerita, tapi maaf untuk tidak men-share semuanya disini. Yang pasti sepertinya kami butuh Quality Time buat diri kita sendiri. Setelah memutuskan untuk melepaskan masa lajangnya, ups salah, melepaskan masa kerja kantorannya, dia berencana akan pergi sejenak ke Jogja-Bali. Sementara aku yang tidak bisa lepas dari cengkraman Jakarta, akan punya acara sendiri bersama teman-temanku.

Sometimes, even lover need takes time to their own.

Trimakasih sangat untuk keluarga dan sahabat yang selalu ada. Angkat topi untuk kalian semua

Minggu, 17 Mei 2009

Dan Akhirnya

Dan akhirnya hujanpun turun juga.
Langit lelah untuk menampung air di awannya.

Jalanan kita sedang banyak persimpangannya.
Ga jarang kita memilih persimpangan yang berbeda.

Apakah kita akan bertemu lagi di ujung jalan?
Atau asik menikmati perjalanan masing2?

Only God Know

Senin, 20 April 2009

Lagi Aneh

Hi Reader...

Ada yang lagi ngambek ni sama kita berdua. Si cerita sedih. Dia bilang dia iri karena selalu Si cerita Bahagia yang di tulis di blog ini. Si cerita sedih pengen eksis juga rupanya. heheh

Yah, akhir2 ini kami lagi aneh. Ada saja hal2 yang menebabkan kita berselisih. Dia dan aku, dua orang yang berbeda, dibesarkan oleh lingkungan yang berbeda pula, jadi berselisih itu wajar.

Kadang, ada hal aneh yang aku rasain ketika kita berselisih. Ada rasa kangen yang aneh saat kita bertengkar. Ada sebagian diri ini yang ingin memeluknya, dan bukan berbalas-balasan sms pembelaan diri.

Yah..kami sedang diuji..

Sabtu, 11 April 2009

Di Jelang Pagi

Lelah menggantung rendah

Ditemani temaram lampu jalan di ujung malam

Jengah, marah, hingga pasrah

Memercik, berdebam, berdentam-dentam


Hampa rasa melayang pergi

Buai jiwa di bayang pagi


Tuhan, ijinkan aku tidur

Setelah usai bertafakur